Contoh Penerapan Diagram Simpal Kausal (CLD) oleh [Eka PDS5B23]

 Contoh Penerapan Diagram Simpal Kausal (CLD)

Nama     : Eka Novianti
Nim        : 2103015002
Kelas      : 5B

Subsistem Diagram Simpal Kausal 

Dari diagram simpal kausal (CLD) kondisi perikanan yang ada di Kabupaten Konawe Selatan yang telah dibuat, maka model sistem perikanan Kabupaten Konawea Selatan dibagi menjadi 4 Sub Sistem, Yaitu :
  • Sub Sistem Pasar 
Sub model pasar ini terfokus pada Stock (Level) dan Flow (Aliran), mempengaruhi laju konsumsi rumah tangga dan pertumbuhan pasar perikanan di Kabupaten Konawea. Terbatas pada hasil tangkapan laut, model ini mempertimbangkan konsumen rumah tangga, jumlah tangkapan, industri pengolahan, dan regulasi Pemerintah Daerah. Laju konsumsi dipengaruhi oleh jumlah konsumen dan permintaan industri, dengan pertumbuhan pasar berdampak pada pendapatan daerah dan Produk Domestik Bruto.



  • Sub Sistem Konsumsi
Sub Model Konsumen Rumah Tangga (ikan) dibangun dari Stock Konsumen Rumah Tangga yang jumlahnya dipengaruhi oleh aliran atau Flow laju konsumen RT yang besarnya tergantung dari jumlah Rumah Tangga, dan harga ikan.



  • Sub Sistem Jumlah Tangkapan 
Sub Sistem Jumlah tangkapan menggambarkan bahwa jumlah tangkapan sebagai Stock (Level) dipengaruhi oleh laju penangkapan ikan yang merupakan Flow (Aliran) Laju penangkapan ikan dipengaruhi oleh potensi kelautan, alat tangkap, sumber daya manusia yang kompeten. Sementara jumlah tangkapan akan mempengaruhi industri pengolahan ikan.



  • Sub Sistem SDM
Subsistem populasi Kabupaten Konawea Selatan melibatkan kelahiran, kematian, imigrasi, dan emigrasi sebagai faktor utama yang memengaruhi perubahan jumlah penduduk. Data langsung digunakan untuk menghitung fraksi kelahiran dan kematian per tahun, sementara imigrasi dan emigrasi dipengaruhi oleh faktor ekonomi. Fokus utama adalah memahami dinamika pertumbuhan penduduk dan perubahan populasi di wilayah tersebut.


Diagram Simpal Kausal Keseluruhan




PERTANYAAN!!!

1.  Apa fokus Sub Sistem Pasar dalam model perikanan Konawe Selatan?
  
Jawaban: Sub Sistem Pasar memusatkan perhatian pada Stock dan Flow, mempengaruhi laju konsumsi dan pertumbuhan pasar perikanan dengan mempertimbangkan hasil tangkapan, konsumen rumah tangga, jumlah tangkapan, industri pengolahan, dan regulasi Pemerintah Daerah.

2. Bagaimana Sub Sistem Konsumsi membangun Sub Model Konsumen Rumah Tangga (ikan)?
 
Jawaban: Sub Sistem Konsumsi menggunakan Stock Konsumen Rumah Tangga yang dipengaruhi oleh aliran laju konsumen rumah tangga, ditentukan oleh jumlah rumah tangga dan harga ikan.

3.  Apa yang dipengaruhi oleh Sub Sistem Jumlah Tangkapan?

Jawaban: Sub Sistem Jumlah Tangkapan menggambarkan jumlah tangkapan sebagai Stock yang dipengaruhi oleh laju penangkapan ikan. Laju penangkapan dipengaruhi oleh potensi kelautan, alat tangkap, dan sumber daya manusia kompeten, memengaruhi industri pengolahan ikan.

4. Bagaimana Sub Sistem SDM berkontribusi pada model perikanan?

Jawaban: Sub Sistem SDM melibatkan kelahiran, kematian, imigrasi, dan emigrasi, memengaruhi perubahan jumlah penduduk. Data langsung digunakan untuk menghitung fraksi kelahiran dan kematian, dengan imigrasi dan emigrasi dipengaruhi oleh faktor ekonomi.

5. Bagaimana interaksi antar subsistem dalam memahami dinamika perikanan Konawe Selatan?

Jawaban: Subsistem saling berinteraksi; misalnya, Sub Sistem Pasar memengaruhi Sub Sistem Jumlah Tangkapan melalui konsumsi, dan Sub Sistem Jumlah Tangkapan dapat berdampak pada industri pengolahan ikan. Sub Sistem Konsumsi dan Sub Sistem SDM berkontribusi pada pemahaman konsumsi dan dampak populasi pada model perikanan.



Sumber : OLU




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Langkah Dasar Dan Contoh Simulasi Antrian oleh Eka (PDS5B23)